Assalamualaikum Wr. Wb

Sabtu, 16 Mei 2015

SMPN 6 Satu Atap Subah - Mensade

SMPN 6 Satu Atap Subah
SMPN 6 Satu Atap Subah

SMPN 6 Satu Atap Subah
SMPN 6 Satu Atap Subah

SMPN 6 Satu Atap Subah
SMPN 6 Satu Atap Subah

Sekolah yang terletak di Jalan Mangga, Desa Mensade, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas - Kalimantan Barat. Ini merupakan salah satu Sekolah yang baru berdiri sejak tahun 2009 dengan level Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, dibawah pimpinan Bapak Ipo Nikolius, ST. Awalnya SMP ini masih menggunakan atau bergabung dengan SDN 15 Mensade, namun hanya berjalan 1 tahun. Setelah dibuat gedung baru, maka sekolah SMPN 6 Satu Atap Subah ini tidak menggunakan ruangan SD lagi sebagai tempat untuk belajar. Dengan murid yang terdiri dari asli orang Mensade dan bebrapa dari desa tetangga. SMP yang mempunyai lokasi sangat strategis, yaitu dekat lapangan sepak bola dan berdampingan langsung dengan SDN 15 Mensade. Selain itu, mempunyai banyak pepohonan baik di belakang sekolah maupun disekeliling bangunan sekolah.

SMP dengan nama “SMPN 6 SATU ATAP SUBAH” telah meluluskan alumni  dengan jumlah alumni cukup banyak. Meskipun baru berdiri namun SMPN 6 Satu Atap Subah ini tidak diragukan lagi akan potensi muridnya, begitu pula dengan alumni-alumninya mempunyai potensi yang sangat membanggakan dibidang Akademik maupun non Akademik. Tidak hanya itu, sekarang sudah banyak alumni yang melanjutkan kuliahnya ke Kabupaten Kota dan Provinsi. Namun masih banyak pula yang duduk dibangku SMA. Jelas dengan ini menunjukkan bahwa minat belajar sangat tinggi di Desa Mensade.

SMPN 6 Satu Atap Subah ini memiliki guru yang bersertifikasi, baik lulusan dari Universitas Kalimantan maupun Luar Kalimanatan. Dengan demikian bimbingan yang diberikan oleh guru-guru tersebut tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda dan dapat disatukan dalam sebuah ajaran yang diterapkan selama guru tersebut mengajar di SMPN ini.

Selain pembelajaran yang sudah mempunyai kelayakan, di SMP ini juga mempunyai ekstrakulikuler pramuka. Yang mendakan bahwa SMPN 6 Satu Atap Subah ini sudah menerapkan disiplin secara mental, fisik dan moral.

Disetiap perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus, SMPN 6 Satu Atap Subah dipercaya sebagai pelaksana Upacara Proklamasi Kemerdekaan oleh Desa Mensade khusunya. Dengan menurunkan murid-murid sebagai Paskibra-nya, dan warga Mensade sebagai peserta Upacara Proklamasi Kemerdekaan.

Awalnya dulu, ketika murid yang lulus dari SDN 15 Mensade ingin melanjutkan pendidikan ke SMP haruslah menempuh jarak antara 5-10 KM untuk mendapatkan SMP. Bahkan dengan terkendalanya jarak tempuh tersebut banyak sekali orang tua murid menyekolahkan anaknya jauh-jauh dan mencari kost buat anak mereka supaya tetap bisa melanjutkan ke SMP. Dan ada juga dari orang tua memondokkan anaknya (MTs).

Namun kini dengan di dirikannya SMPN 6 Satu Atap Subah ini, jelas mempermudakan bagi orang tua murid untuk tetap melanjutkan pendidikan anaknya (SMP) tanpa bersusah payah kesana kemari mecari kost di luar daerah. Tentunya sangant membantu sekali dalam dunia pendidikan.

Dalam sisi pendidikan tentunya harus diimbangi dengan sarana dan prasarana pendukung, supaya apa yang telah dicanangkan dapat terwujud dengan baik. Untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), SMPN 6 Satu Atap Subah hanya mempunyai bebrapa komputer, tentunya berbalik jauh dengan sarana TIK yang terdapat di Kota. Ini merupakan salah satu bentuk contoh kelemahan sarana yang terdapat di SMPN 6 Satu Atap Subah. Namun dibalik kekurangan sarana yang ada, SMPN 6 Satu Atap Subah juga mempunyai hal yang pantas dibanggakan. Salah satunya tadi diatas, yaitu dengan adanya kekurangan sarana dan prasarana yang ada, namun alumni-alumninya tidak juga kekurangan informasi dan tidak kalah saing dengan sekolah-sekolah diluaran sana ketika melanjutkan study.

Semoga dikemudian hari dengan bertambahnya penduduk dan kemajuan zaman. Selain telah didirikannya TK, SD, dan SMP, tentunya Desa Mensade mengharapkan agar di dirikan lagi Sekoalah Menegah Atas/Kejuruan/Madrasah Aliah. Sehingga Desa Mensade bisa lebih maju di bidang pendidikan. Aminnnn......!!


0 komentar: